Pembayaran PPN (Pajak Pertambahan Nilai)

PEMBAYARAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN)

A. Perhitungan Pembayaran PPN

Besarnya PPN dibayar setiap bulannya dihitung dengan cara :

A.1.- Perhitungan Pajak Keluaran dikurangi Pajak Masukan ( PK-PM )
A.2.- Tanpa Perhitungan PK-PM

A.1. PK-PM

PK = PK Dipungut + PK Tidak Dipungut
PM = Semua Pajak Masukan yang telah dipungut oleh pihak penjual, ketika
WP yg PKP, membeli berbagai Barang Kena Pajak (BKP) dan Jasa Kena Pajak (JKP).

Jika total hasil PK-PM = lebih dari nol, maka nilai tersebut harus disetorkan
ke Kas Negara

Jika total hasil PK-PM = nol, maka SPT Masa PPN bulan bersangkutan, diisi NIHIL
dan tetap dilaporkan.

Jika total hasil PK-PM = kurang dari NOL, maka nilai tersebut bisa kita mintakan
restitusi dari Kantor Pajak, atau bisa juga dikompensasikan untuk Masa pajak
bulan berikutnya.
Catatan: Jika Wajib Pajak meminta Restitusi PPN kepada Kantor Pajak, maka
prosedurnya harus diperiksa oleh Kantor Pajak, dan hal ini sangatlah berisiko
tinggi, karena biasanya ada saja perhitungan pajak yang dikoreksi oleh petugas
Pajak

A.2. Tanpa (mekanisme) Perhitungan PK-PM

A.2.1. Berdasarkan Dasar Pengenaan Pajak (DPP) Nilai Lain

- PM Boleh dikreditkan
a. Pemakaian Sendiri
b. Pemberian Cuma-cuma
c. Sektor usaha Rekaman Suara/Gambar, film cerita
d. Persediaan BKP(Aktiva) saat likuidasi perusahaan
e. penyerahan BKP/JKP dari Pusat Ke Cabang
f. Hasil tembakau
g. Voucher hotel

- PM Tidak Boleh Dikreditkan

a. Kendaraan bekas
b. Biro Perjalanan
c. Pengiriman Paket
d. Anjak Piutang
e. Lelang

A.2.2. Norma Penghasilan

a. Pedagang Eceran (PE)
b. RUmah Sakit
c. Toko Emas

RUMAH SAKIT
———–

Instalasi Farmasi (Kamar Obat) pada Rumah Sakit yang melayani
pasien rawat inap, juga melayani pasien rawat jalan, dan
juga melayani penjualan bebas eceran, maka atas penyerahan
(penjualan) obat-obatan oleh Instalasi Farmasi kepada pasien
rawat jalan serta penjualan bebas eceran tetap TERUTANG PPN.
Rumah Sakit yang melakukan penyerahan (penjualan) obat kepada
pasien rawat jalan merupakan PKP (Pengusaha Kena Pajak)
Pedagang Eceran, dan PPN yang harus dibayarkan Rumah Sakit
= 2% x DPP

Pajak Masukan yg dapat/boleh dikreditkan = 80% x Pajak Keluaran

Pajak Keluaran (PK) = 10% x Harga Jual obat

Contoh:

Apotik Sumber Sehat sudah dikukuhkan sebagai PKP.
Pada bulan Maret 2010 mempunyai peredaran usaha (penjualan bruto)
Rp 40.000.000.
PPN yg harus dibayar adalah
= 20% x 10% x harga jual

= 2% x Rp 40.000.000

= Rp 800.000

Disetorkan lewat SSP paling lambat tgl 15 bulan April 2010
Dilaporkan lewat SPT Masa PPN Maret, paling lambat 20 April 2010.

Contoh 2 :

Rumah Sakit ” Sehat Harapan Kita ” mempunyai unit apotik/Instalasi Farmasi,
dalam 1 (satu) bulan melakukan penyerahan (penjualan) obat yang berasal dari
transaksi :

- depot obat untuk pasien rawat inap = Rp 600.000.000.
- apotik untuk pasien rawat jalan sebesar = Rp 400.000.000.
- serta apotik untuk pembeli umum (bukan pasien rawat inap
dan bukan pasien rawat jalan = Rp 500.000.000.

PPN yang harus dibayar oleh RS. “Sehar Harapan Kita”
adalah senilai 2% x (Rp 400.000.000 + Rp 500.000.000)

= 2% x Rp 900.000.000

= Rp 18.000.000

Disetorkan memakai SSP ke Bank , pd tgl 15 bulan berikutnya
Dilaporkan lewat SPT Masa PPN tgl 20 bulan berikutnya

Jika RUmah Sakit tidak memakai Norma Penghasilan, maka
ia harus menyetorkan PPN dengan perhitungan :

= PK – PM

= Pajak Keluaran dikurangi Pajak Masukan

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Perpajakan. Tandai permalink.

3 Balasan ke Pembayaran PPN (Pajak Pertambahan Nilai)

  1. Meva berkata:

    Tolong informasinya Mengenai PPn untuk Rumah Sakit diatur dalam undang2 No berapa & pasal berapa? Thanks

    • KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
      NOMOR 253/KMK.03/2002

      TENTANG

      PAJAK PERTAMBAHAN NILAI ATAS PENYERAHAN BARANG DAGANGAN OLEH PEDAGANG ECERAN SELAIN YANG MENGGUNAKAN NORMA PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO

      ===
      KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
      NOMOR 402/KMK.03/2002

      TENTANG

      PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 253/KMK.03/2002
      TENTANG PAJAK PERTAMBAHAN NILAI ATAS PENYERAHAN BARANG DAGANGAN OLEH PEDAGANG ECERAN SELAIN YANG MENGGUNAKAN NORMA PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO

  2. pak fajar,untuk pajak di rumah sakit selain ppn dan pph apa ada pajak lain lagi ?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s