Model Rerangka Kerja Modern Audit Internal

Sebagai pihak yang diberi tanggung jawab oleh direksi suatu perusahaan/pimpinan lembaga untuk melakukan penilaian (assessment) independen atas efektivitas dan efisiensi seluruh kebijakan, sistem dan prosedur yang berlaku resmi dalam internal perusahaan/lembaga secara keseluruhan, maka profesional audit internal harus senantiasa menyegarkan (updates) dan meningkatkan (upgrades) pengetahuan dan keterampilannya dengan teknik-teknik audit yang mutakhir.

Penyegaran dan peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis tersebut bertujuan agar :

00. Memberikan pemahaman yang tepat dan memadai mengenai Audit Internal Modern sebagai pemberi jasa kepada Top Managment dalam rangka efektivitas dan efisiensi kegiatan perusahaan.

01. Membekali teknik-teknik audit intern dan pengelolaan Departemen Audit Internal , serta pengelolaan hubungan kerja auditor intern dengan departemen-departemen/fungsi-fungsi yang terperiksa.

02. Memberikan pemahaman mendasar dan benar tentang Internal Audit bagi Auditor Junior, maupun penyegaran bagi Auditor Senior dan di atasnya.

POKOK-POKOK BAHASAN :

A.  Perkembangan Internal Auditor

01. Perusahaan Perorangan (Small Owner Operated Business).

02. Pemisahan Pemilik (owner) dengan Pengelola Perusahaan / Management ( Direksi ).

03.  Hubungan antara Manajer dan Pegawai

B.  Modern Internal Auditing

04.  Pemberian Jasa kepada Top Management

05.  Penekanan pada efisiensi dan efektivitas kegiatan perusahaan

C.  Audit Intern dan Sistem Pengendalian

06.  Fungsi Departemen Audit Intern

07.  Ruang Lingkup dan Sasaran Audit Intern

08.  Manfaat Audit Intern

D.  Teknik-Teknik Audit Intern

10.  Evaluasi Sistem Pengendalian Internal Perusahaan

11.  Identifikasi kelemahan dan potensial peningkatan sistem pengendalian

12.  Teknik Pelaksanaan Audit dan Penyusunan laporan Audit

E.   Pengelolaan Fungsi Departemen Internal Audit

13.  Perencanaan Kegiatan Audit

14.  Penugasan staf auditor internal

15.  Proses Review Pelaksanaan Kegiatan Audit Internal

16. Alat-alat ukur efektivitas fungsi departemen audit internal

F.   Hubungan Kerja Auditor Internal :

17.  Dengan Top Management / Senior Management

18.  Dengan manajer fungsi lini, manajer fungsi staff, pimpinan unit-unit departemen, koordinator yang diperiksa ( auditee ).

Pos ini dipublikasikan di Auditing. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s